SENTRASULTENG.COM, Palu, Sulteng – Ketua Umum Komunitas Akal Sehat Tanggap Bencana (KASTANA) Sulawesi Tengah, Muchlis Latif Susapalu, S.Pd.I., M.Pd.I., menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) V Pengurus Pusat Himpunan Pemuda Alkhairaat (PP-HPA) yang dijadwalkan berlangsung pada 26–31 Desember 2026.
Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk harapan agar Munas V PP-HPA menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong kontribusi generasi muda dalam pembangunan daerah dan nasional.
Munas V PP-HPA mengangkat tema “Pemuda Alkhairaat untuk Indonesia Membangun Kreativitas Membingkai Moralitas Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema ini menekankan pentingnya kreativitas, penguatan karakter, dan nilai-nilai moral dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
Menurut Muchlis, Munas merupakan forum strategis bagi organisasi kepemudaan untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, memperkuat soliditas kader, serta merumuskan arah gerakan dan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.
Ia menilai, pemuda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, kader Himpunan Pemuda Alkhairaat diharapkan mampu mengembangkan kreativitas dan gagasan inovatif yang disertai integritas, kepedulian sosial, serta komitmen terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“KASTANA Sulawesi Tengah mendukung pelaksanaan Munas V PP-HPA sebagai ruang konsolidasi dan penguatan peran pemuda. Kami berharap forum ini melahirkan gagasan konstruktif, kepemimpinan yang visioner, serta program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” demikian pesan dukungan yang disampaikan atas nama Muchlis Latif Susapalu, Sabtu, (24/10/2026).
Selain itu, ia berharap Munas dapat menjadi ruang demokratis bagi seluruh kader untuk menyampaikan pandangan, bertukar gagasan, mempererat persaudaraan, dan menyatukan langkah dalam membesarkan organisasi.
Bagi KASTANA Sulawesi Tengah, pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan salah satu aspek penting dalam membangun masyarakat yang tangguh dan berdaya. Semangat kepemudaan, menurut Muchlis, perlu diwujudkan melalui kerja nyata, kolaborasi lintas organisasi, serta kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.
Ia juga menilai generasi muda Alkhairaat memiliki potensi untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional. Potensi tersebut perlu didukung melalui pendidikan, penguatan moralitas, pengembangan inovasi, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Muchlis berharap Munas V PP-HPA tidak hanya menghasilkan keputusan organisatoris, tetapi juga melahirkan program yang dapat dilaksanakan secara konkret dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi muda yang kreatif, berintegritas, berakhlak, dan memiliki semangat pengabdian. Karena itu, hasil Munas hendaknya tidak berhenti pada keputusan organisasi, tetapi diwujudkan dalam kerja nyata untuk masyarakat, daerah, dan bangsa,” demikian harapan KASTANA Sulawesi Tengah.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari harapan agar pelaksanaan Munas V PP-HPA berjalan lancar dan demokratis, serta menghasilkan keputusan yang memperkuat organisasi dan mendorong kontribusi pemuda Alkhairaat bagi pembangunan Indonesia.**/Red.
Narahubung: Pengurus KASTANA Sulteng



